Chinese Work Of Art.. 中国艺术作品.. Karya Seni Cina..
100% Oriental
.... 100% Original.... 100% Antique....
Tampilkan postingan dengan label Batik Tulis Antik Sold. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Batik Tulis Antik Sold. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Maret 2017

Kain Bangbangan Motif Ceplok

 Satu helai kain batik tulis antik bangbangan yang dibuat dengan pewarnaan yang menggunakan pewarna alami yang didapat dari akar atau buah mengkudu
 
 Kondisi utuh, NOS, belum dijahit.
Kain keras, masih berkanji, dan warnanya masih sangat fresh.
 Kepala kain motif tumpal dengan isen burung yang melambangkan keindahan dan keberanian.
   Badan kain motif ceplok melambangkan umur panjang, kesucian dan harapan baik bagi pemiliknya.
     

Ca 19th century. 100% original.
SOLD

Rabu, 25 Januari 2017

Kain Bangbangan Motif Lereng

Satu helai kain batik tulis antik bangbangan yang dibuat dengan pewarnaan yang menggunakan pewarna alami yang didapat dari akar atau buah mengkudu.
Motif lereng dalam batik melambangkan kesuburan, harapan untuk kemakmuran, tekad yang kuat dan keberanian dalam memperjuangkan kebenaran.

Secara keseluruhan kain masih keras, hanya ada beberapa lubang geget karena usia.

  Warna fresh, masih berkanji.
Ca 19th century. 100% original.
SOLD

Senin, 21 November 2016

Kain Panjang Batik Antik BangBiron

Sebuah batik tulis antik bangbiron motif sepasang burung hong yang sangat indah dihiasi bunga, kelabang, ayam, kupu kupu dan lain-lain.
Bangbiron berasal dari bahasa jawa yaitu abang dan biron / biru. Kain batik bangbiron dibuat pada 1800 tertengahan hingga awal 1900.
  Pewarnaan menggunakan pewarna alami, biru dihasilkan dari pohon atau daun indigo (indigovera) yaitu sejenis tanaman perdu, yang menghasilkan warna biru tua, dan merah didapat dari akar atau buah mengkudu.
 Sarung batik bangbiron dulunya digunakan oleh para Nyonya dari keluarga pejabat / cukong.
 
 Batik dibuat dengan garapan yang halus.
 
 Batik bangbiron lebih dulu ada dan lebih dulu populer jauh sebelum era nya Oey Soe Tjoen, Na Swan Hien, Lie Boen Ien dll.
  Kondisi kain kuat & masih berkanji. Hanya ada sobek kurang lebih 2cm. Secara keseluruhan masih kuat dan warna nya masih sangat fresh.
 
    Hingga saat ini kain bangbiron sangat dicari dan digemari para kolektor batik antik. Selain dari warna dan motifnya yang sangat indah, bangbiron juga digemari karena usianya yang sangat tua.
Ca 1900 awal. 100% original.
 
 SOLD

Kamis, 03 November 2016

Batik Tulis Antik Hoo Hien Liong - Kedoengwoeni

 Satu helai sarung batik tulis antik karya Hoo Hien Liong, KedoengWoeni, motif kepala sarung buket bunga dan badan sarung bermotif kandang kewan latar ukel, yang dihiasi burung dan kupu dengan garapan yang sangat halus.
Pemakaian warna hijau, ungu dan kuning gading berpadu dengan indah, menjadikannya salah satu batik yang cantik dan elegan.
 
  Sign Hoo Hien Liong, KedoengWoeni.
 
  Penggunaan canting ukuran 0 memberikan sentuhan garapan dan cecekan yang sangat halus. Serta gradasi warna yang sangat indah, menimbulkan efek tiga dimensi.
 
 Untuk menghasilkan satu helai sarung batik sehalus ini, dibutuhkan ekstra ketelitian dan memerlukan waktu lebih dari satu tahun.
 
       Secara keseluruhan utuh, kain keras, hanya ada 1 lubang geget seujung jarum dan 1 seujung pena, tergolong toleransi karena barang tua. Selebihnya kain masih kuat dan berkanji. Warna fresh.

     Tidak semua pembatik dapat membuat hasil karya sehalus dan seindah ini.
 
  Sarung batik ini tergolong unik dan istimewa karena selain dari garapannya yang sangat halus, juga karena motif batiknya yang tidak biasa.
 
 Ca 1940, 100% original.
Layak koleksi
SOLD

Kamis, 06 Oktober 2016

Sarong Batik Tulis "Dilarang Tiroe"

Sarung batik tulis antik khas Pekalongan dengan kepala sarung tanahan latar sasirangan dan badan sarung boketan bunga latar tanahan dalam kondisi NOS dan belum dijahit.

 
 Dibuat dengan garapan yang halus, dengan perpaduan warna yang indah.
  Tertera tulisan " DILARANG TIROE INI KEMANG"
 
 Buket bunga dihiasi burung dan kupu-kupu, menjadikannya semakin indah.
  Utuh, kain kuat / keras, masih berkanji dan warna fresh.
 Ca 1940. 100% original.
SOLD

Jumat, 22 Juli 2016

Selendang Gendong Bangbangan Batik Tulis Peranakan

Selendang gendong dalam peribahasa orang Tuban disebut sebagai "sayut" yang artinya membalut, melingkar, dan bersatu membela bersama. Sementara dalam bahasa Jawa Kuno "sayut" berarti menolak bala.
 Selendang gendong pun sangat sarat dengan berbagai macam makna yang terkandung dalam motif yang ada didalamnya.
 Dengan selendang gendong bermotif kilin, diharapkan si anak mendapatkan rasa aman.


Rusa melambangkan kekayaan dan dan umur panjang.
  Harimau dipercaya sebagai simbol melindungi dan penolak bala.
 Burung hong melambangkan kebaikan dan keberhasilan.
  Ikan melambangkan rejeki, kelelawar melambangkan keberuntungan dan kebahagiaan.
Sementara burung bangau melambangkan kebijaksanaan, dan kekuasaan.
 
 Kondisi ada lubang kecil karena usia, secara keseluruhan kain masih kuat/keras.
Warna masih bagus / fresh untuk batik seusia ini.
 Minus ini biasanya dapat di terima dan ditoleransi karena usia dan pemakaian, mengingat usianya sangat tua (kurang lebih 150 tahun) dan fungsi pemakaiannya.

     Tidak semua orang menggunakan selendang gendong untuk menggendong anak nya, karena kebanyakan orang pada umumnya hanya menggunakan batik panjang biasa yang digunakan untuk menggendong.
Batik tulis ini salah satu pesanan eksklusive untuk etnis China peranakan dengan tingkat ekonomi atas / tertentu.
 
 Pewarnaan menggunakan pewarna alami yang didapat dari akar atau buah mengkudu.
 
Ca 1870. 100% original batik tulis antik.
 
Langka & Sangat Layak Koleksi
SOLD by Mr.A
Keberadaannya lebih langka daripada kain batik dengan sign OST, NSH dll.



Selendang gendong dengan motif yang hampir serupa terdapat pada buku "Batik Pesisir Pusaka Indonesia, Koleksi Hartono Sumarsono" halaman 232.